MERAUKE, beritaviralid.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke memberikan pembaruan (update) terkait Operasi SAR pencarian tiga nelayan yang hilang kontak saat mengecek jaring di Muara Kali Pulau Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Tim SAR kini dalam pencarian hari kedua (H2) terhadap dua nelayan, Selasa (22/9/2026). Setelah kemarin satu korban sudah ditemukan masyarakat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E.,M.M mengatakan, hingga malam ini tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian dua korban lainnya yaitu Frederikus Yolmen (23) dan Abelbertus Game Yolmen (14) belum membuahkan hasil.
Pukul 18.30 WIT: Mengingat jarak pandang di laut yang sudah tidak maksimal pada malam hari serta gelombang tinggi, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara pergerakan pencarian di laut.
Pencarian permukaan air dan penyisiran pantai akan dilanjutkan kembali besok pada Rabu, 23 September 2026 mulai pukul 06.00 WIT sesuai dengan Rencana Operasi (RenOps) Hari Ke tiga.
Rangkuman Data Korban:
Andreas Koboon (24) ditemukan Meninggal Dunia (MD).
Frederikus Yolmen (23) dan Abelbertus Game Yolmen (14) masih Dalam Pencarian (DP).
Tim SAR gabungan (Kansar Merauke, Polsek Kimam, Koramil, masyarakat nelayan/Potensi SAR setempat, dan keluarga korban) akan terus berupaya maksimal untuk menemukan dua korban lainnya. (Hidayatillah)
